
Paradigma Ketahanan Kesehatan: Integrasi Pangan Fungsional dalam Manajemen Artritis Modern
Transisi epidemiologi global menunjukkan peningkatan signifikan pada prevalensi penyakit degeneratif, dengan artritis menempati posisi puncak sebagai penyebab utama disabilitas fisik di berbagai belahan dunia. Dalam konteks Indonesia, beban ekonomi dan sosial akibat gangguan muskuloskeletal ini menuntut pergeseran paradigma dari model pengobatan reaktif menuju strategi preventif dan manajemen holistik. Paradigma ketahanan kesehatan masa depan tidak lagi hanya bertumpu pada intervensi farmakologis konvensional seperti Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs), tetapi mulai mengintegrasikan presisi nutrisi melalui pemanfaatan pangan fungsional.
Baca Selengkapnya



