<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Diet on Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan</title><link>https://healthfulself.com/categories/diet/</link><description>Recent content in Diet on Mitos dan Fakta Seputar Kesehatan</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Sat, 17 Jan 2026 08:15:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://healthfulself.com/categories/diet/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Karbohidrat di Malam Hari Bikin Gemuk? Simak Fakta Medis Berikut Ini</title><link>https://healthfulself.com/posts/diet-sehat/</link><pubDate>Sat, 17 Jan 2026 08:15:00 +0700</pubDate><guid>https://healthfulself.com/posts/diet-sehat/</guid><description>&lt;p&gt;Bagi siapa saja yang sedang berjuang menurunkan berat badan atau sekadar menjaga bentuk tubuh ideal, nasihat untuk menghindari makan malam—terutama yang mengandung karbohidrat—terdengar seperti aturan emas yang tidak boleh dilanggar. &amp;ldquo;Jangan makan nasi lewat jam 6 sore,&amp;rdquo; atau &amp;ldquo;Karbohidrat di malam hari otomatis jadi lemak,&amp;rdquo; adalah mantra yang sering didengar. Ketakutan ini begitu meluas hingga banyak orang rela menahan lapar di malam hari, yang ironisnya sering kali berujung pada rasa frustrasi atau bahkan makan berlebihan di keesokan harinya.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>